image

Dua Raperda Inisiatif DPRD Memasuki Tahap Akhir Menjadi Perda

Pansus II DPRD Kabupaten PPU,”setelah raperda ini selesai selanjutnya diserahkan ke Pemerintah Daerah “.

Penajam-Pansus II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara  melakukan kunjungan kerja terkait Raperda  Inisiatif DPRD tentang Ongkos Angkut BBM ke Penyalur Kamis (25/7/2019) di BPH Migas Jln.Kaptn.Piere Tendean Jakarta Selatan. Ketua Pansus II DPRD Kabupaten (PPU) Wakidi membuka rapat yang dilaksanakan di Aula Lantai I Gedung BPH Migas,mengatakan” awalnya kami pada Tahun 2015 dengan teman- teman di DPRD sependapat kenapa gak dibuatkan SPBUnya dan melihat petani kami sulit untuk mendapatkan solar ketika pada waktu panen maupun musim tanam mereka,dan kebetulan didaerah kami diberi wewenang menetapkan  ongkos angkutnya,latar belakang itulah yang mendasari Pansus II melakukan konsultasi ke BPH migas ini terkait dengan gambaran rencana itu,jelasnya                                                     BPH Migas melalui Komite migas Hendry Achmad mengatakan,”memang  ada beberapa solusi untuk menutupin kebutuhan petani dan memang agak sulit ini keterkaitan dengan solar,dan BPH Migas sudah memberikan alokasi untuk petanian                                                                                                                                                    ,dan memang pihak Pertamina tidak berani memberikan konfensional,dibeberapa daerah juga meminta adanya suatu penyalur.katanya     BPH Migas akan mendorong langkah awal si penyalur Kabupaten PPU untuk mempunyai penyalur kepada petani,ini katanya”salah satunya yang dapat direalisasikan adalan non subsidi,sekarang ini harga solar 5.150 liternya Pemerintah memang berencana menambah kepada Pertamina subsidi 2000 dan harga ekonominya 10.300 tetap aja pertamina menambah subsidi secara besar,jelasnya.(Publikasi-Jmd)